Persiapan PSIM Hadapi Bulan Puasa dan Libur Kompetisi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Tim pelatih PSIM Yogyakarta membebaskan pemain dari latihan rutin selama tiga hari pada awal bulan Ramadhan atau puasa.

Hari libur yang dimulai pada 27 Mei 2017 sampai 30 Mei 2017 itu diberikan agar para pemain lebih tenang menjalankan ibadah puasa.

“Jadi, untuk menjaga psikologis saja biar mereka merasakan puasa awal dengan keluarga. Selain itu juga untuk penyesuaian kondisi tubuh ketika puasa karena setelah libur kami tetap mengadakan latihan,” ujar pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (26/5/2017).

Erwan mengakui, pemain PSIM tetap akan menjalani latihan rutin meski pada bulan puasa menyusul perhelatan Liga 2 yang diliburkan selama sebulan lebih.

Untuk itu, lanjut dia, para pemain tetap harus menjaga kondisi fisik di tengah liburnya kompetisi resmi.

“Libur kompetisi bukan berarti kami libur beraktivitas karena memang masih banyak kekurangan yang kami perbaiki, termasuk target kami setelah Lebaran,” tutur Erwan.

Dengan target harus bisa lolos ke babak selanjutnya, Erwan mengatakan, pihaknya tidak bisa meliburkan skuadnya dalam waktu panjang. Ia pun menyebut akan menggelar beberapa laga uji coba selama bulan puasa.

“Apa yang kami lakukan ini juga untuk tetap menjaga irama permainan,” kata Erwan.

Terkait dengan porsi dan durasi latihan, Erwan mengakui lebih ringan ketimbang hari biasa. Menurut dia, latihan digelar pada sore hari menjelang buka puasa.

Adapun materi latihan mulai dari menjaga kebugaran fisik sampai menjaga teknik dalam bermain bola.

“Durasinya sekitar 1,5 jam. Latihannya mulai dari menjaga kondisi kebugaran fisik dan entuhan bola tetap ada selama bulan puasa, tetapi porsinya disesuaikan dengan kondisi berpuasa,” kata Erwan.

Sumber:
http://bola.kompas.com/read/2017/05/26/17400048/persiapan.psim.hadapi.bulan.puasa.dan.libur.kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *